Kelana

Perjalanan Wisata Cianjur Selatan

116 Views

Perjalanan wisata di Cianjur Selatan

Perjalanan wisata Cianjur Selatan. Apa yang anda pikirkan tentang perjalanan wiasata di kota Cianjur? Kebun bunga, kebun teh, suhu yang dingin. Mungkin sebagian orang akan berpikiran seperti itu karena sebelumnya saya seperti itu. Ternyata kota Cianjur itu sangat luas. Pada tahun 2015 yang lalu merupakan pengalaman pertama kalinya pergi ke daerah Cianjur Selatan dan ternyata jaraknya lumayan sangat jauh dari Cianjur kota.

Saya dan teman-teman berangkat menggunakkan kendaraan pribadi dari Cianjur kota sekitar pukul 12 siang dan sampai di salah satu kecamatan di Cianjur Selatan pukul 6 sore. Sedangkan untuk menggunakkan kendaraan umum pasti memakan waktu yang lebih lama dan terlalu banyak berhentinya.

Pengalaman saya menggunakkan transportasi umum dari terminal Cianjur kota (nama terminalnya hayam…. Saya lupa lebih lengkapnya) ke Cidaun menggunakan bis kecil (lebih terkenal dengan sebutan “elef”) kurang menyenangkan. Kenapa kurang menyenangkan? Alasannya karena penumpang seperti diajak balapan mobil dijalan dengan lebar kira-kira 5 meter, banyak kelokkan, dan diperjalanan banyak ditemukan jurang. Harga ongkos tranportasi umum yaitu kurang lebih Rp 100.000 (hampir sama dengan harga ongkos Jakarta-Ciamis).

Pantai Cianjur Selatan

Walaupun jaraknya jauh tapi banyak pengalaman dan pemandangannya yang tidak mengecewakan. Pemandangan di Cianjur sangatlah berbeda dengan Cianjur yang sebelumnya saya ketahui. Pada saat itu saya tinggal di Cianjur Selatan di kecamatan Cidaun. Disana ternyata udaranya sedkit panas dan lembab karena dekat dengan pantai.

Pantai Cianjur Selatan di Kecamatan Cidaun

Pantai pasir hitam dengan ombak yang lumayan besar membuat orang-orang tidak berani untuk berenang kecuali hanya bermain pasir di tepi pantainya. Selain itu, karena tidak terlalu banyak orang yang mengunjungi tempat ini kecuali orang lokal jadi tempatnya masih bersih dan sedikit adanya sampah plastik. Pantai yang paling terkenal di masyarakat Cianjur Selatan yaitu pantai Jayanti. Disana sudah tersedia warung-warung tenda kecil yang berjualan untuk wisatawan dan terdapat banyak kapal-kapal nelayan yang berjajar di dramaga sebagai tempat pemberhentian.

Saya pernah mendengar cerita dari masyarakat lokal kalau Canjur Selatan khususnya kecamatan Cidaun merupakan wilayah yang dekat dengan pulau Chrismas dari Australia. Sehingga ada beberapa kejadian warga asing yang secara illegal keluar masuk melalui pelabuhan pantai Jayanti.

Selain pantai yang dapat dijadikan wisata pada saat mengunjungi tempat ini. Kamu juga bisa menemukan pemandangan sawah dekat dengan tepi pantai. Pasti hal ini sangat unik, karena kamu sudah tahu bahwa tanaman padi membutuhkan air tawar atau kadar garamnya (salinitas) yang sangat rendah. Selain itu terdapat tanaman lainnya dekat dengan tepi pantai.

Sawah Ditepi Pantai

Cianjur selatan khususnya kecamatan yang saya tempati yaitu Cidaun merupakan wilayah perbatasan dengan Garut dan Bandung. Jaraknya pun lebih dekat kedua tempat ini dari pada Cianjur kota. Daerah perbatasan dengan Garut yaitu Pantai Ranca Buaya sedangkan dengan daerah Bandung yaitu Ciwidey.

Perjalanan saya di Cianjur tidak hanya di daerah Cidaun tetapi pergi kebeberapa desa lainnya. Ketika saya pergi keliling desa, saya masih melihat beberapa tempat yang susah untuk dikunjungi dengan jalan yang berbatu, berlumpur ketika musim hujan, tidak ada penerangan jalan, tidak ada pembatas bahwa jalan tersebut disebelahnya ada jurang. Salah satu hal yang membuat saya sedih ketika berkunjung ke tempat yang sulit dijangkau dengan kendaraan, yaitu ketika melihat orang yang sakit harus digotong oleh beberapa orang dengan menggunakan helaian kain dan alat bamboo untuk menempuh perjalanan beberapa kilometer ke jalan dimana ambulan sudah menunggu untuk mengantarkan pasien ke ke rumah sakit. Dan sepengetahuan informasi yang saya dapatkan bahwa kecamatan ini tidak mempunyai fasilitas umum rumah sakit dan hanya terdapat satu puskesmas.

 

Sekian cerita singkat perjalanan di Cianjur Selatan dari saya semoga dari yang sebelumnya belum tau jadi tahu ya…..

Risma in the beach

You Might Also Like

2 Comments

  • Reply
    Raisa.o
    September 9, 2018 at 12:49 am

    😽😻

    • Reply
      Rismayanti
      September 9, 2018 at 6:10 am

      Makasih nadia udah baca haha….

    Leave a Reply