Artikel

Alfred Russel Wallace : Mengenal Sang Pencetus Garis Imaginer Wallacea

266 Views
Salah saru foto Alfred Russel Wallace yang di ambil dari website BBC

Siapakah Sang Pencetus itu Garis Wallacea?

Sang pencetus garis imaginer itu adalah seorang laki-laki yang bernama Alfred Russel Wallace dengan tahun kelahiran 1823 di Wales. Beliau meninggalkan warisan besar bagi daerah-daerah yang dikunjungi selama bertahun-tahun ekspedisinya (seperti wilayah wallacea) dan sains (artikel, buku, dan surat; specimen dan catatan sejarah alam yang besar; teori evolusi melalui seleksi alam). Salah satu tema utama yang selalu muncul di semua warisan  Wallace yaitu mengenai tugas manusia untuk mempelajari keragaman lingkungannya dan melestarikannya untk generasi yang akan datang.

Salah saru foto Alfred Russel Wallace yang di ambil dari website BBC

Salah saru foto Alfred Russel Wallace yang di ambil dari website BBC

Wallace mengatakan dalam Journal of The Royal Geographical Society pada tahun 1863 dengan judul “On The Physical Geography of The Malay Archipelago” yaitu pentingnya bagi pihak pemerintah dan lembaga sains untuk mengamankan koleksi paling sempurna yang ada dalam ilmu sejarah alam harus disimpan di museum nasional. Dimana  koleksi ini akan selalu tersedia untuk kajian lebih lanjut. Jika tidak dilakukan maka masa depan akan melihat kita sebagai generasi orang yang begitu tenggelam dalam mengejar kekayaan sampai tidak peduli dengan hal yang penting dengan suatu pertimbangan yang tinggi.

Generasi masa depan akan menuduh kita untuk bertanggungjawab karena membiarkan musnahnya catatan penciptaan yang harusnya lestari; sementara kita percaya setiap mahluk hidup sebagai hasil langsung dan bukti terbaik dari sang pencipta namun karena tidak konsisten kita menyaksikan mereka punah dan binasa dari muka bumi.

Wallace menceritakan perjalanannya melintasi daerah yang menjadi bagian Indonesia dan pengamatannya terhadap fauna dengan teliti khususnya dikepulauan Indonesia Timur. Wilayah wallacea merupakan sebuah daerah biogeografi untuk sekelompok pulau yang dipisahkan oleh selat yang memisahkan lempengan Asia dan Australia yaitu meliputi Sulawesi, Nusa Tenggara, Ambon, Halmahera, Seram dan pulau-pulau kecil lainnya di wilayah tersebut. Wallace dapat disebut sebagai generasi pertama yang menyadari pentingnya Indonesia sebagai Laboratorium hidup dan salah satu tempat dengan ekologi paling beragam di planet bumi.

Tempat Tinggal Wallace di Ternate

Berikut adalah beberapa foto yang diduga sebagai tempat kediaman Wallace di Ternate

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi pada 27 Maret 2018 yang menggambarkan suasana desa Dodinga, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Di desa ini merupakan salah satu tempat yang pernah ditempati oleh Wallace pada Februari 1858. Beberapa peneliti mengatakan bahwa di desa inilah teori Wallace mengenai lahirnya teori seleksi alam pada saat beliau sedang terbaring sakit karena demam.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi pada 27 Maret 2018 yang menggambarkan suasana desa Dodinga, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Di desa ini merupakan salah satu tempat yang pernah ditempati oleh Wallace pada Februari 1858. Beberapa peneliti mengatakan bahwa di desa inilah teori Wallace mengenai lahirnya teori seleksi alam pada saat beliau sedang terbaring sakit karena demam.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi pada 23 Maret 2018 yang menunjukkan sebuah rumah di Jalan Nuri, Ternate. Rumah ini diperkirakan sebagai tempat tinggal Alfred Russel Wallace selama tinggal di Ternate, Maluku Utara dengan kurun waktu hampir empat tahun.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi pada 23 Maret 2018 yang menunjukkan sebuah rumah di Jalan Nuri, Ternate. Rumah ini diperkirakan sebagai tempat tinggal Alfred Russel Wallace selama tinggal di Ternate, Maluku Utara dengan kurun waktu hampir empat tahun.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi yang menunjukkan menunjukkan sebuah gang di kawasan Santiong, Kota Ternate, Maluku Utara. Gang ini diperkirakan pernah menjadi tempat tinggal Wallace.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi yang menunjukkan menunjukkan sebuah gang di kawasan Santiong, Kota Ternate, Maluku Utara. Gang ini diperkirakan pernah menjadi tempat tinggal Wallace.

Beberapa hasil pengkoleksian spesimen, catatan penelitian yang dikumpulkan oleh Wallace dan masih tersimpan dengan baik di sebuah musium di London. Salah satu koleksi Wallace adalah beberapa roti gandum yang di bawa oleh  dari Ternate.

Salah satu koleksi dari Wallace yang masih tersimpan dengan baik di musium London. Foto ini di dapatkan dari presentasi seorang jurnalis kompas yang bernama Raditya Helabumi.

Salah satu koleksi roti gandum dari Ternate dari Wallace yang masih tersimpan dengan baik di musium London. Foto ini di dapatkan saat presentasi seorang jurnalis kompas yang bernama Raditya Helabumi.

 

Sumber Artikel: Sumber artikel ini berdasarkan hasil public speaker dalam acara walacea week pada tanggal 11 sampai 17 Oktober 2018  di perpustakaan nasional yang mengundang beberapa pembicara dari dalam dan luar negeri untuk membicarakan tentang wallacea. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menginspirasi masyarakat luas supaya mempunyai keinginan untuk mempelajari, melestarikan, dan merayakan keberagaman wilayah wallacea di Indonesia.

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply
    Ekspedisi: Mengenal Kehidupan Tradisional Suku Bajo - Pena Merah
    October 17, 2018 at 3:04 am

    […] Baca juga mengenai pencetus garis imaginer Wallacea […]

  • Leave a Reply