Monthly Archives

October 2018

Artikel

7 Tips Tetap Terjaga Pada Saat Begadang

58 Views
Salah satu kafein yang dapat membantu begadang (https://mediskus.com)

Kita tidak dapat menghindari ketika terdapat banyak deadline dan harus tetap bekerja atau belajar pada malam hari. Sehingga , kebiasaan tidur dimalam hari akan terganggu. Pola tidur manusia mengikuti ritme alami circadian. Sistem ritme ini diibaratkan sebagai jam internal yang mempengaruhi cara anda berfikir, merasa, dan berperilaku sepanjang hari. Ritme dari circadian didasarkan pada terang atau gelap suatu lingkungan.

Ketika otak kamu menerima kegelapan diluar maka tubuh kamu akan memulai melepaskan sebuah hormon melatonin. hormon ini membuat kamu mengantuk dan bersiap untuk tidur. Untuk tetap terbangun pada malam hari berarti harus melawan proses alami yang tidak hanya sulit tetapi akan membuat tubuh anda mejadi tidak sehat.

Kekurangan tidur atau mengantuk dapat mempengaruhi kemampuan fokus anda dalam belajar ataupun bekerja. Jika anda diharuskan begadang sepanjang malam, maka terdapat beberapa tips untuk begadang dengan cara yang aman.

1. Kafein

Kafein sangat membantu anda ketika begadang dan meningkatkan kewaspadaan. Kafein juga membantu melawan salah satu zat alami yang dilepaskan tubuh untuk membuat kantuk.

Beberapa peneliti menemukan bahwa dosis dari kafein (600 mg) atau lebih dari 4 cangkir kopi dapat memperbaiki kemampuan berfikir dan mengerjakan tugas. tetapi dosis yang tinggi yaitu 900 mg akan mempunyai efek kebalikkannya. Dosis yang tinggi dapat mengakibatkan rasa kecemasan dan badan bergetar yang akan membuat anda susah berkonsentrasi.

Tetapi ketika Begadang pada malam hari jangan terlalu bergantungan pada dosis kafein yang tinggi. Terlalu banyak minum kopi akan mengakibatkan sakit perut. Sebagai penggantinya cobalah minum beberapa dosis kafein kecil sepanjang malam seperti minum espresso, pil kafein, atau permen karet yang berkafein.

Salah satu kafein yang dapat membantu begadang (https://mediskus.com)

Salah satu kafein yang dapat membantu begadang (https://mediskus.com)

2. Hindari minum minuman berenergi

Minuman berenergi mengandung variasi jumlah dari kafein dan satu minuman sama dengan lima cangkir kopi. Minuman energipun mengandung guarana yang merupakan sebuah bahan yang mengandung kafein yang membuat jumlah dosis kafein semakin tinggi.

Ketika meminum minuman berenergi lebih sulit untuk mengetahui berapa kadar kafein yang anda konsumsi, dan kadar kafein yang sangat tinggi dapat menjadi racun. Minuman tersebut sangatlah berbahaya apabila dicampur dengan obat-obatan atau alkohol.

Beberapa contoh minuman berenergi (https://swa.co.id)

Beberapa contoh minuman berenergi (https://swa.co.id)

3. Tidur Siang

Tidur siang dapat membantu anda ketika begadang. Meskipun tidur siang tidaklah sama dengan tidur penuh pada malam hari, tetapi setidaknya dapat dapat membantu agar tetap terjaga pada malam hari. Hal tersebut telah dibuktikan pada sebuah penelitian pada pekerja shift malam bahwa tidur siang mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan kinerja. Jika anda tidak sempat tidur siang maka luangkan waktu sekitar 15 sampai 20 menit untuk tidur ketika sedang beristirahat bekerja pada malam hari.

Tidur siang dapat membantu anda untuk tetap terjaga pada malam hari (https://healthbeat.spectrumhealth.org).

Tidur siang dapat membantu anda untuk tetap terjaga pada malam hari (https://healthbeat.spectrumhealth.org).

4. Bekerja atau belajar dibawah cahaya terang

Kegelapan pada malam hari akan mengisaratkan tubuh anda untuk melepaskan hormon melatonin. hormon ini merupakan hormon yang membuat anda merasa mengantuk. Sebuah penelitian menemukan bahwa menggunakan cahaya terang di malam hari dan menciptakan kegelapan di siang hari dapat membantu pekerja shift malam mengatur ulang ritme sirkadian mereka.

Cahaya lampu yang menyebarkan cahaya secara luas di seluruh ruangan seperti lampu LED dapat mensimulasikan sinar matahari. Cara ini akan membantu Anda tetap terjaga lebih lama.

5. Alat Elektronik

Peralatan elektronik seperti laptop, tablet, TV, dan HP dapat memancarkan “sinar biru”. Berdasarkan National Sleep Foundation, sinar biru dari peralatan elekronik dapat memperlambat pelepasan hormon melatonin (hormon yang menyebabkan mengantuk). Sehingga hal ini akan membuat anda untuk tidak mengantuk.

Peralatan elektronik (http://www.seemous.com)

Peralatan elektronik (http://www.seemous.com)

6. Mandi

Mandi dengan air dingin atau air hangat dapat membantu anda untuk tetap terjaga ketika anda merasa lelah. Jika anda malas untuk mandi maka cuci muka dengan air dingin dapat membantu anda untuk lebih tejaga saat begadang. Sedangkan menggosok gigi dapat membuat anda lebih merasa segar.

Mandi atau cuci muka dapat membantu untuk mengurangi rasa kantuk anda (https://www.123rf.com)

Mandi atau cuci muka dapat membantu untuk mengurangi rasa kantuk anda (https://www.123rf.com)

7. Get up and move

Olahraga harian membantu Anda mempertahankan jadwal tidur yang sehat, tetapi para ahli menyarankan untuk menghindari olahraga di malam hari, jika Anda ingin tidur nyenyak di malam hari. Hal tersebut dikarenakan tubuh Anda menghasilkan banyak energi ketika Anda berolahraga, yang dapat membuat Anda tetap terjaga.

Jika Anda mencoba untuk begadang semalaman, cobalah 30 hingga 40 menit latihan aerobik. Jika Anda tidak ingin berolahraga, cobalah bangun dan bergerak. Berlari-lari kecil selama 10 menit, berjalan-jalan di luar, atau lakukan beberapa jumping jacks.

Berolahraga salah satu tips untuk membuat anda terjaga di malam hari (http://www.workoutplan.com)

Berolahraga salah satu tips untuk membuat anda terjaga di malam hari (http://www.workoutplan.com)

Sumber artikel: https://www.healthline.com

Artikel

Adaptasi Suku Bajau di Lautan

100 Views
Foto Kabei salah satu warga suku tradisional suku bajo, ketika sedang menyelam mencari ikan.

Suku Bajau?

Suku bajau terkenal dengan para nelayan yang dapat menyelam dengan durasi lebih lama dari pada orang biasanya tanpa peralatan. Terdapat beberapa stereotipe tentang orang suku bajau. Nama bajau sering diartikan sebagai label yang pengelompokkan kelompok bajak laut. Kelompok tersebut memiliki ciri fisik seperti kulit berwarna hitam legam dan warna rambut kekuning-kuningan. Selain itu orangpun beranggapan bahwa orang bajau sebagai pembom dan pembius sumberdaya laut dan tidak berpendidikan. (Ekspedisi: Mengenal Kehidupan Suku Tradisonal Bajau)

Foto Kabei salah satu warga suku tradisional suku bajo, ketika sedang menyelam mencari ikan.

Foto Kabei salah satu warga suku tradisional suku bajo, ketika sedang menyelam mencari ikan.

Persebaran Suku Bajau

Suku Bajau tersebar di berbagai wilayah atau negara yaitu Indonesia, Malaysia, Philipina, Vietnam, dan Thailand. Di Indonesia, Suku bajau tersebar di 22 provinsi dan salah satunya berada di Wakatobi Sulawesi Tenggara. Suku bajau memiliki rumah diatas permukaan air laut karena sebagian besar kehidupan suku ini sangat ketergantungan dengan laut sehingga lokasi pemukimannya selalu berada pada gugusan karang yang berpotensi.

Suku Bajau di Wakatobi

Jumlah penduduk suku bajau di Wakatobi yaitu sekitar 1500 jiwa. Hampir sebagian besar penduduk memiliki matapencaharian sebagai nelayan. Selain nelayan mereka bekerja sebagai pedagang sembako dan penjual hasil laut.

Penduduk suku bajau mempunyai banyak pengetahuan mengenai maritim dengan belajar secara langsung di alam. Pengetahuan alam yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu seperti peredaran bulan, matahari atau musim, peristiwa pasang surut, dan termasuk ilmu perbintangan secara tradisonal. Dengan pengetahuan tersebut maka nelayan dapat menentukan area penangkapan ikan dan alat apa yang harus digunakan.

Rumah penduduk suku bajau yang berada di atas permukaan air laut. Foto berdasarkan hasil presentasi wallacea week 2018.

Rumah penduduk suku bajau yang berada di atas permukaan air laut. Foto berdasarkan hasil presentasi wallacea week 2018.

Mengapa Suku Bajau Dapat Menyelam dengan Durasi Lama dari pada orang biasanya?

Keunikan suku bajau yang dapat meyelam dengan durasi waktu yang lebih panjang dari pada orang normal yang biasanya menyelam tanpa peralatan menimbulkan suatu pertanyaan bagi peneliti. Penelitian tersebut telah ditemukan pada tahun 2018.

Memahami fisiologi dan genetik dari orang yang memiliki toleransi terhadap kekurangan oksigen sangatlah penting untuk mengetahui dampaknya. Sebagian besar penelitian tentang toleransi kekurangan oksigen dilakukan pada orang yang hidup berdasarkan ketinggian daratan sedangkan berdasarkan kedalaman dan durasi menyelam belum banyak diketahui.

Sebuah penelitian tentang suku bajau menemukan bahwa terdapat seleksi alam dari variasi genetik yang disebut “gen PDE10A” sehingga mengakibatkan peningkatan ukuran limpa pada suku bajau. Ukuran limpa yang lebih besar akan meningkatkan oksigen dari sel darah merah. Selain itu, pada suku bajau memiliki satu gen yang dapat memberikan kemampuan reflex untuk menyelam.

Ilustrasi perbedaan ukuran limpa antara dua suku yang tidak terbiasa menyelam (suku saluan) dan suku yang terbiasa menyelam (suku bajau). (Gambar diambil dari artikel: Article: Physiological and genetic adaptations to diving in sea nomads)

Ilustrasi perbedaan ukuran limpa antara dua suku yang tidak terbiasa menyelam (suku saluan) dan suku yang terbiasa menyelam (suku bajau). (Gambar diambil dari artikel: Article: Physiological and genetic adaptations to diving in sea nomads)

 

Sumber: hasil dari seminar wallacea week dan artikel journal “Physiological and genetic adaptations to diving in sea nomads”

Artikel

Ekspedisi: Mengenal Kehidupan Tradisional Suku Bajau

67 Views
Will Millard seorang pemimpin ekspedisi, penulis, dan jurnalis di suku tradisonal bajo

Ekspedisi di Suku Tradisional Bajau

Sebuah ekspedisi seorang penulis serta jurnalis bernama Will Willard di Central coral Triangel dengan tujuan untuk mengetahui Keunikan orang di desa pesisir pantai suku bajau. Suku bajau terkenal dengan penduduk yang mempunyai hubungan sangat dekat dengan laut. Wilayah yang ditempati oleh suku bajau yaitu terdapat di Sampela. Posisi wilayah Sampela berada di Coral Triangle wilayah Sulawesi yang tepatnya terdapat didaerah taman nasional. Lebih dari 50 tahun suku bajo telah membangun sebuah pedesaan. Suku tersebut mempunyai rumah di atas perahu atau disebut juga rumah terapung di atas permukaan air laut.

Will Millard seorang pemimpin ekspedisi, penulis, dan jurnalis di suku tradisonal bajo

Will Millard seorang pemimpin ekspedisi, penulis, dan jurnalis di suku tradisonal bajau

Tetapi sudah terdapat beberapa kepala keluarga dari suku bajau yang pindah ke pesisir pantai dan salah satu rumah yang dikunjungi oleh Will adalah rumah warga suku bajo yang sudah dipindahkan kepinggir pantai selama 3 tahun. Will tinggal di rumah penduduk keluarga Kabei selama 3 minggu. Dalam satu rumah yang sangat sederhana Kabei memiliki satu istri dan 3 orang anak. dan rumah Kabei terdiri dari 2 ruangan.

Rumah penduduk suku bajo yang beraa dipesisir

Rumah penduduk suku bajau yang beraa dipesisir

Suku bajau hampir setiap hari selalu makan ikan dan keluarga tradisional bajau menganggap lautan adalah sebuah kebun. Sehingga, mereka sangat menjaga kelestarian laut karena laut merupakan sumber kehidupan mereka. Di daerah Sampela tidak terdapat listrik dan ketika matahari sudah terbenam maka suasana di desa akan gelap gulita.

Suasana desa Sempala ketika menjelang malam hari tidak ada listrik

Suasana desa Sempala ketika menjelang malam hari tidak ada listrik

Ketika matahari mulai terbit semua penduduk di Sampela sibuk untuk bekerja. Biasanya wanita menggunakkan tepung beras wajahnya sebelum pergi keluar untuk melindungi kulit dari sinar matahari. sedangkan remaja laki-laki bekerja membantu ayahnya di laut untuk mencari ikan. Begitupula Kabei yang akan mulai mencari ikan dengan menggunakan alat tradisional. Dengan alat tersebut, biasanya kabei mendapatkan 15 ekor atau paling banyak 20 ekor ikan per hari.

Keunikan Suku Bajau

Suku bajau mempunyai keunikan beradaptasi di perairan. Hampir sebagian besar penduduk dapat menyelam dan memiliki postur tumbuh yang ramping. Sejak kecil warga suku bajau sudah diajari oleh orangtuanya untuk menyelam. Bahkan walaupun umur tidak muda lagi yaitu mencapai 74 tahun ayahnya kabai masih mampu menyelam dengan kedalaman lebih dari 15 meter. Tetapi sayangnya, sebagian besar penduduk tidak menempuh pendidikan formal salah satunya keluarga Kabei. Mereka lebih tertarik untuk mempelajari bagaimana mencari ikan di laut secara langsung dari keluarganya. Kemampuan masyarakat tersebut sudah mampu menentukkan posisi ikan di laut. Sehingga ketika mereka menyelam untuk mencari ikan tidak sia-sia.

Foto Kabei salah satu warga suku tradisional suku bajo, ketika sedang menyelam mencari ikan.

Foto Kabei salah satu warga suku tradisional suku bajau, ketika sedang menyelam mencari ikan.

Suku bajau yang salah satunya Kabei hanya menangkap ikan secukupnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Contohnya kebiasaan suku ini yaitu menangkap ikan dalam satu hari untuk persediaan makan malam dan pagi hari dan untuk persediaan makan keesokan harinya harus mencari ikan lagi.

Perdagangan di Suku Bajau

Selain mendapatkan ikan untuk kebutuhan hidupnya. Masyarakat bajau juga memanfaatkan sumberdaya alam di laut dengan mencari babi laut, timun laut, rumput laut dan beberapa ikan kecil di pesisir pantai. Hasil dari pencarian tersebut dijual untuk mendapatkan uang dan dibelikan kebutuhan lainnya seperti air tawar, sayuran dan lainnya. Proses jual beli hasil tangkapan mereka di lakukan di daerah Kaledupa dan tawar menawarkpun sering dilakukan. Bahkan menurut beberapa suku bajau sering terjadi penawaran harga yang terlalu rendah sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Selain itu, karena warga bajau tidak memiliki alat untuk membatu mengawetkan ikan-ikan segar yang dijualnya maka mereka harus bergegas kembali ke rumah dengan barang dagangannya yang tidak terjual supaya tidak busuk.

Daerah Kalidupa dimana tempat terjadinya jual beli hasil tangkapan dari laut. Posisi penjual berada di bawah jembatan.

Daerah Kaledupa dimana tempat terjadinya jual beli hasil tangkapan dari laut. Posisi penjual berada di bawah jembatan.

Cuaca Buruk

Ketika cuaca sedang hujan lebat tidak ada seorangpun yang mencari ikan dilaut dan mereka harus menunggu hujan tersebut berhenti di dalam rumah. Pada suatu hari hujan tidak berhenti selama 2 hari dan tidak seorangpun mencari ikan. Ketika sudah hari ke-3 hujan masih belum berhenti. Penduduk suku bajau pun merasakan kekhawatiran dengan persediaan makanan. Pada malam di hari ke-3 Kabei memutuskan untuk mencari ikan di laut dengan keadaan cuaca yang kurang baik sehingga menimbulkan kecemasan pada keluarganya karena sebelumnya Kabei mengatakan akan pergi mencari ikan selam 2 jam tetapi sudah 3 jam Kabei belum kembali. Sampai akhirnya Kabei pun kembali ke rumah dengan membawa 3 ekor ikan hasil tangkapannya.

Cuaca buruk di desa Sampela

Cuaca buruk di desa Sampela

Jumlah Ikan di Laut yang Berkurang

Kabei mengatakan bahwa merasakan adanya perubahan jumlah ikan di laut yang diduga diakibatkan oleh para nelayan yang berasal dari luar wilayah Sampela. Para nelayan tersebut biasanya mengambil ikan secara illegal dengan cara pemboman dan menggunakan beberapa alat canggih lainnya. Kepala desa dari Sampela pun mengatakan bahwa peraturan pemerintah tidak tegas dalam menindak nelayan yang ilegal dalam mencari ikan di wilayah taman nasional.

Suku bajo sedang menyelam untuk mencari ikan

Suku bajau sedang menyelam untuk mencari ikan

Dalam film dokumenterpun ditayangkan terdapat nelayan yang berasal dari Makasar yang membawa kapal besar dan sudah berada diwilayah taman nasional selama 2 bulan. Di kapal tersebut terdapat sebuah alat penangkap ikan yang lebih canggih sehingga dalam satu kali tangkap dapat meraup ikan sekitar 1 atau 2 ton dan bisa juga mencapai 30 ton. Selain itu, didalam kapal besar sudah terdapat es untuk penyimpanan ikan sehingga ikan akan tetap awet.

Kendala Pendidikan Suku Bajau

Dikalangan masyarakat yang berpendidikan akan merasa khawatir dengan sumber daya alam laut yang semakin berkurang dan dan dalam hal yang buruk ikan tersebut akan habis karena beberapa faktor. Tetapi kekhawatiran tersebut tidak berlaku bagi suku tradisional bajau. Mereka yakin bahwa ikan di laut akan selalu ada dan tidak akan pernah habis. Sehingga mereka lebih berminat mempelajari bagaimana mencari ikan dari pada mengambil pendidikan secara formal. Hal tersebut mengakibatkan sebagian besar penduduk bajau tidak bisa membaca dan menulis. Terdapat suatu kejadian dimana suku bajo meminjam uang kepada rentenir dari daerah Kaledupa. Dalam suatu tulisan di atas kertas putih terdapat suatu perjanjian, sebelum melakukan transaksi peminjaman uang. Karena mereka tidak bisa membaca mereka langsung mempercayai perjanjian tersebut dengan mudah. Bahkan untuk tanda tangan mereka menggunakan cap jempol karena tidak bisa menulis.

Proses perjanjian dengan menggunakan cap jempol sebagai pengganti tanda tangan.

Proses perjanjian dengan menggunakan cap jempol sebagai pengganti tanda tangan.

Keterbatasan Fisik di Suku Bajau

Keterbatasan fisik dalam suku Bajau merupakan suatu permasalahan yang memalukan bagi suatu keluarga. Terutama untuk anak laki-laki karena mereka akan menjadi salah satu penerus bagi suku tersebut untuk mencari ikan di laut. Salah satunya anak lelaki yang bernama Lobo, anak dari Kabei. Kabei menganggap kekurangan fisik dari anaknya adalah suatu kutukan dari keturunan kakek istrinya. Keterbatasan fisik pada Lobo mengakibatkan masa depannya sulit untuk mendaptakan nafkah dari melaut, sulit mendapatkan istri dll.

Kelompok Suku Bajau Pada Masa Depan

Prediksi warga di daerah sampela pada masa depan akan terbagi menjadi 3 kelompok yaitu terdiri dari kelompok yang sebagian kecil peduli dengan pendidikan, terdapat kelompok yang lebih menginginkan anak-anaknya untuk mengirimkan ke perantauan untuk melakukan aktivitas seperti di kampung halamannya, dan ada juga kelompok yang tetap bertahan dikampung halaman atau yang disebut dengan suku bajau tradisonal. Oleh karena itu, yang menjadi kekhawatiran adalah kelompok masyarakat suku tradisional bajau.

 

Sumber: Semua sumber berdasarkan sebuah film ekspedisi dari BBC TWO yang berjudul “Hunter of The South Seas-Bajau”.

Baca juga mengenai pencetus garis imaginer Wallacea

 

Artikel

Alfred Russel Wallace : Mengenal Sang Pencetus Garis Imaginer Wallacea

74 Views
Salah saru foto Alfred Russel Wallace yang di ambil dari website BBC

Siapakah Sang Pencetus itu Garis Wallacea?

Sang pencetus garis imaginer itu adalah seorang laki-laki yang bernama Alfred Russel Wallace dengan tahun kelahiran 1823 di Wales. Beliau meninggalkan warisan besar bagi daerah-daerah yang dikunjungi selama bertahun-tahun ekspedisinya (seperti wilayah wallacea) dan sains (artikel, buku, dan surat; specimen dan catatan sejarah alam yang besar; teori evolusi melalui seleksi alam). Salah satu tema utama yang selalu muncul di semua warisan  Wallace yaitu mengenai tugas manusia untuk mempelajari keragaman lingkungannya dan melestarikannya untk generasi yang akan datang.

Salah saru foto Alfred Russel Wallace yang di ambil dari website BBC

Salah saru foto Alfred Russel Wallace yang di ambil dari website BBC

Wallace mengatakan dalam Journal of The Royal Geographical Society pada tahun 1863 dengan judul “On The Physical Geography of The Malay Archipelago” yaitu pentingnya bagi pihak pemerintah dan lembaga sains untuk mengamankan koleksi paling sempurna yang ada dalam ilmu sejarah alam harus disimpan di museum nasional. Dimana  koleksi ini akan selalu tersedia untuk kajian lebih lanjut. Jika tidak dilakukan maka masa depan akan melihat kita sebagai generasi orang yang begitu tenggelam dalam mengejar kekayaan sampai tidak peduli dengan hal yang penting dengan suatu pertimbangan yang tinggi.

Generasi masa depan akan menuduh kita untuk bertanggungjawab karena membiarkan musnahnya catatan penciptaan yang harusnya lestari; sementara kita percaya setiap mahluk hidup sebagai hasil langsung dan bukti terbaik dari sang pencipta namun karena tidak konsisten kita menyaksikan mereka punah dan binasa dari muka bumi.

Wallace menceritakan perjalanannya melintasi daerah yang menjadi bagian Indonesia dan pengamatannya terhadap fauna dengan teliti khususnya dikepulauan Indonesia Timur. Wilayah wallacea merupakan sebuah daerah biogeografi untuk sekelompok pulau yang dipisahkan oleh selat yang memisahkan lempengan Asia dan Australia yaitu meliputi Sulawesi, Nusa Tenggara, Ambon, Halmahera, Seram dan pulau-pulau kecil lainnya di wilayah tersebut. Wallace dapat disebut sebagai generasi pertama yang menyadari pentingnya Indonesia sebagai Laboratorium hidup dan salah satu tempat dengan ekologi paling beragam di planet bumi.

Tempat Tinggal Wallace di Ternate

Berikut adalah beberapa foto yang diduga sebagai tempat kediaman Wallace di Ternate

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi pada 27 Maret 2018 yang menggambarkan suasana desa Dodinga, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Di desa ini merupakan salah satu tempat yang pernah ditempati oleh Wallace pada Februari 1858. Beberapa peneliti mengatakan bahwa di desa inilah teori Wallace mengenai lahirnya teori seleksi alam pada saat beliau sedang terbaring sakit karena demam.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi pada 27 Maret 2018 yang menggambarkan suasana desa Dodinga, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Di desa ini merupakan salah satu tempat yang pernah ditempati oleh Wallace pada Februari 1858. Beberapa peneliti mengatakan bahwa di desa inilah teori Wallace mengenai lahirnya teori seleksi alam pada saat beliau sedang terbaring sakit karena demam.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi pada 23 Maret 2018 yang menunjukkan sebuah rumah di Jalan Nuri, Ternate. Rumah ini diperkirakan sebagai tempat tinggal Alfred Russel Wallace selama tinggal di Ternate, Maluku Utara dengan kurun waktu hampir empat tahun.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi pada 23 Maret 2018 yang menunjukkan sebuah rumah di Jalan Nuri, Ternate. Rumah ini diperkirakan sebagai tempat tinggal Alfred Russel Wallace selama tinggal di Ternate, Maluku Utara dengan kurun waktu hampir empat tahun.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi yang menunjukkan menunjukkan sebuah gang di kawasan Santiong, Kota Ternate, Maluku Utara. Gang ini diperkirakan pernah menjadi tempat tinggal Wallace.

Foto yang diambil oleh seorang jurnalis kompas yaitu Raditya Helabumi yang menunjukkan menunjukkan sebuah gang di kawasan Santiong, Kota Ternate, Maluku Utara. Gang ini diperkirakan pernah menjadi tempat tinggal Wallace.

Beberapa hasil pengkoleksian spesimen, catatan penelitian yang dikumpulkan oleh Wallace dan masih tersimpan dengan baik di sebuah musium di London. Salah satu koleksi Wallace adalah beberapa roti gandum yang di bawa oleh  dari Ternate.

Salah satu koleksi dari Wallace yang masih tersimpan dengan baik di musium London. Foto ini di dapatkan dari presentasi seorang jurnalis kompas yang bernama Raditya Helabumi.

Salah satu koleksi roti gandum dari Ternate dari Wallace yang masih tersimpan dengan baik di musium London. Foto ini di dapatkan saat presentasi seorang jurnalis kompas yang bernama Raditya Helabumi.

 

Sumber Artikel: Sumber artikel ini berdasarkan hasil public speaker dalam acara walacea week pada tanggal 11 sampai 17 Oktober 2018  di perpustakaan nasional yang mengundang beberapa pembicara dari dalam dan luar negeri untuk membicarakan tentang wallacea. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menginspirasi masyarakat luas supaya mempunyai keinginan untuk mempelajari, melestarikan, dan merayakan keberagaman wilayah wallacea di Indonesia.

Artikel

Hai Milenial! Jadilah Smart Society di Era Revolusi Industri 4.0

207 Views
Macam-macam generasi revolusi industri di masyarakat dan era-revolusi industri sekarang adalah 4.0 dengan tantangan smart society. (Sumber foto dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

Pengertian Era-Revolusi Industry 4.0

Hai Milenial! Jadilah Smart Society di Era Revolusi Industri 4.0—>Di zaman milenial sekarang teknologi sudah semakin meningkat yang dapat memudahkan kebutuhan manusia dan kita tidak bisa menghindari perubahan terkonologi tersebut. Dengan banyaknya teknologi yang bermunculan dikenal dengan sebuah era-revolusi 4.0. Apakah itu 4.0? Era Revolusi 4.0 adalah generasi ke-4 dengan era otomatis dengan serba menggunakan teknologi. perkembangan teknologipun harus dibarengi dengan perubahan pola pikir industri dari masyarakat supaya tidak tertinggal.

Macam-macam generasi revolusi industri di masyarakat dan era-revolusi industri sekarang adalah 4.0 dengan tantangan smart society. (Sumber foto dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

Macam-macam generasi revolusi industri di masyarakat dan era-revolusi industri sekarang adalah 4.0 dengan tantangan smart society. (Sumber foto dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

Smart Society

Seperti gambar di atas, kita berada di generasi keempat dengan tantangan harus menjadi masyarakat yang pintar atau smart society. Jadi perubahan apa saja untuk menjadi smart society di jaman revolusi 4.0?

  1. Perubahan teknologi: perubahan tersebut sudah sangat terlihat seperti penggunaan internet dalam berbagai hal kehidupan, penggunaan robot dalam pelayanan dan industri, artificial intelligence, 3D printing, biologi, molekuler, material.
  2. Dari ownership ke sharing
  3. Perubahan pekerjaan dan profesi: Pekerjaan pada abad 20 diganti dengan pekerjaan baru berbasis teknologi 4.0
  4. Perubahan peta kompetisi: Platform yang dulu berjaya, sekarang tersisih oleh platform lain yang lebih kompetitif, seperti kodak digantikan kamera digital, nokia digantikan HP android dan IOS Apple.
  5. From product based to platform based: perubahan dari bentuk produk menjadi sebuah platform sudah menjamur dimana-mana. contohnya seperti pada beberapa tahun sebelumnya orang pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan pakaian tetapi sekarang secara simpel masyarakat dapat membeli apapun dalam satu aplikasi seperti Tokopedia, Blibli, Lazada, Bukalapak, OLX dan lain-lain.
  6. Perubahan perilaku dan gaya hidup: Phubbing, melirik smartphone setiap 4 menit, fomo (fear of missing out), online game, kecanduan atas pujian dan pengakuan (likes, share, love), altruism, cyber romance, tertipu pasangan online dan lain-lain.
  7. Perubahan regulasi: Mengubah cara pandang dalam pengelompokkan industri dan lapangan kerja baru. contoh GOJEK dan AMAZON.
  8. Sumber kedaulatan baru pada jaman sekarang adalah data: Siapa yang menguasai data besar akan menguasai dunia
  9. kepercayaan dan reputasi menjadi tumpuan
  10. Perubahan keahlian baru: complex problem solving, critical thinking, creativity, people management, coordinating with others, emotional intelligence, system skills, negotiation.
  11. Perubahan orientasi spasial: Desa menjadi tumpuan kehidupan dengan ekonomi dan teknologi yang akan terus berkembang.

Agribusiness 4.0

Beberapa waktu yang lalu di sebuah media online (https://economy.okezone.com) mengkutip pernyataan wakil presiden Jusuf Kalla. Kutipan tersebut adalah ” Industri kita memang selalu ada perubahan, tapi di lain pihak kita juga masih mempunyai kemajuan di bidang pertanian yang selalu tetap menjadi kebutuhan dasar bangsa ini”. Kemajuan teknologipun tidak hanya dalam bisnis tetapi dalam segi pertanianpun sangatlah penting. Sehingga revolusi dalam pertanian akan terpengaruhi atau disebut dengan Agribusiness 4.0.

Apakah yang dimaksud dengan Agribisnis 4.0? Penggunaan teknologi yang baru dan canggih, diintegrasian kedalam satu sistem yang memungkinkan petani dan stakeholder dalam suatu rantai dari produsen ke konsumen (hulu ke hilir). Tujuannya adalah meningkatkan ketersediaan makanan serta produksi dan pengiriman produk agroindustri.

Pemanfaatan teknologi dalam pertanian dengan barbasis revolusi 4.0 (Sumber foto berasal dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

Pemanfaatan teknologi dalam pertanian dengan barbasis revolusi 4.0 (Sumber foto berasal dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

Pentingnya Agribisnis 4.0?

Apakah penting pertanian mengikuti revolusi 4.0? jawabannya tentu saja sangat penting. selain karena penduduk di negara kita semakin meningkat maka sangat dibutuhkan pula produksi makanan yang cepat dan banyak. berikut adalah beberapa alasan kenapa agribsnis mengikuti revolusi 4.0.

  • Lebih produktif, konsisten, dan lebih cepat. Serta sumber yang digunakan lebih efisien
  • Menguntungkan bagi petani dan dapat memperluas jejaring sosial dalam bidang pertanian di seluruh dunia. Sehingga petanipun dapat bergabung dengan komunitas-komunitas pertanian sehingga memudahkan dalam pertukaran informasi.

Peranan dan cakupan agribisnis 4.0 akan sangat membantu dalam Ketepatan atau presisi dari pertanian seperti penggunaan aplikasi drone, robot, mebuat suatu inovasi yang besar dalam bidang pertanian. Selain itu mengembangkan smart agroindustri, sistem digital agro logistic (sistem smart E-Commerce).

Pendekatan baru dalam agribisnis dengan sentuhan revolusi 4.0 (Sumber foto berasal dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

Pendekatan baru dalam agribisnis dengan sentuhan revolusi 4.0 (Sumber foto berasal dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi )

Artivicial intelligence untuk agroindustri (Sumber foto berasal dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

Artivicial intelligence untuk agroindustri (Sumber foto berasal dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

Permasalahan Dalam Agribisnis

  • Tidak saling berhubungan dan tidak transpaan antara partisipan pertanian dari produsen samapi ke konsumen (hulu ke hilir),
  • kurang efisiennya proses tranformasi dari produsen ke konsumen
  • Rata-rata usia petani sudah menua. Usia petani di Amerika rata-rata sekitar 58 tahun, di Jepang 67 tahun, di Indonesia?
Pertanian masa depan dengan sentuhan teknologi (Sumber foto berasal dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

Pertanian masa depan dengan sentuhan teknologi (Sumber foto berasal dari presentasi rektor IPB yaitu Dr. Arif Satria, SP, MSi)

 

Sumber: Informasi artikel ini berdasarkan hasil mengikuti seminar Nasional Agribusiness For SDG di IPB International Convention Center dan salah satu topik yang dipresentasikan adalah judul artikel ini dengan presenternya Dr. Arif Satria, SP, MSi.

Semoga pembaca bisa mendapatkan pengetahuan baru dari bacaan ini. Terima kasih.

Artikel

Yuk Kita Mengenal Sustainable Development Goals (SDGs)

67 Views
17 Tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs). (https://www.un.org)

Pengertian Sustainable Development Goals (SDGs)

Tahukah kamu, apa yang dimaksud Sutainable Development Goals (SDGs) atau dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan? Mungkin, belum semua orang mengetahui isltilah ini dan hanya dikenal oleh beberapa kalangan akademis, pemerintah dan pekerja dalam bidang bisnis. SDGs adalah Agenda pembangunan dunia untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi dengan tenggat waktu ditentukan oleh PBB dan memiliki 17 tujuan dengan 169 target yang terukur. Tujuan dan target tersebut merupakan lanjutan dari pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) yang telah berakhir pada tahun 2015 yang lalu.

17 Tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs). (https://www.un.org)

17 Tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs). (https://www.un.org)

SDGs memiliki prinsip yang universal, integrase dan inklusif untuk meyakinkah bahwa tidak seorangpun yang terlewatkan atau “No-one left behind”. Pengertian istilah-istilah tersebut yaitu

Pertama, Universal adalah program ini dilaksanakan oleh seluruh dunia terkait dengan tujuan dan sasaran yang transformative, berpusat pada manusia, komprehensif, dan berjangka panjang.

Kedua, Integrasi adalah program ini dilaksanakan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan dan member manfaat bagi semua terutama yang rentan.

Ketiga, “No-one left behind adalah program ini dilaksanakan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan dan memberi manfaat bagi semua pihak, terutama bagi semua orang dan tak seorangpun yang tertinggal.

Siapa yang Berperan Dalam SDGs?

Seperti yang telah disebutkan pada prinsip diatas bahwa semua orang dan semua kalangan diseluruh dunia harus ikut berperan. Karena jika hanya sebagian dari kelompok masyarakat yang berperan maka sulit untuk mencapai tujuannya. Berikut adalah peran-peran dari SDGs

  1. Peran pemerintah dan parlemen
  • Penetapan indikator dalam setiap target dan sasaran
  • Pengembangan kebijakan, regulasi, dan penyelarasan program atau kegiatan
  • Penyiapan data dan informasi yag digunakan
  • Sosialisasi atau komunikasi dan advokasi
  • Pemantauan, evaluasi dan pelaporan
  • Pendanaan

    parlemen dan pemerintah

    Peran parlemen dan pemerintah dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)

  1. Peran akademisi dan pakar
  • Peningkatan kapasistas
  • Pemantauan dan evaluasi
  • Riset kebijakan

    Peran akademisi dan pakar untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)

    Peran akademisi dan pakar untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs)

  1. Peran filantropi dan pelaku usaha
  • Advokasi terhadap pelaku usaha
  • Fasilitas program dan kegiatan kepada pelaku usaha
  • Peningkatan kapasitas
  • Dukungan pendanaan

    Peran filantropi dan pelaku usaha bisnis pada program Sustainable Development Goals (SDGs)

    Peran filantropi dan pelaku usaha bisnis pada program Sustainable Development Goals (SDGs)

  1. Peran organisasi kemasyarakatan dan media
  • Diseminasi dan advokasi masyarakat
  • Fasilitas program kegiatan di lapangan
  • Membangun pemahaman publik
  • Monitoring pelaksanaan

Peran media dan masyarakat untuk Sustainable Development Goals (SDGs)

Peran media dan masyarakat untuk Sustainable Development Goals (SDGs)

Dimensi Agenda 2030 SDGs

Dari Sekian banyak tujuan dan target dari program ini untuk apa sih intinya? Jawabannya simple yaitu 5P (People, Prosperity, Planet, Partnership dan Peace). Kelima P ini saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Ketika ada perubahan perilaku dari manusia untuk menjaga alam, kedamaian, keamanan serta kelestarian mahluk hidup lainnya, maka kita mampu menjaga bumi sebagai tempat hidup yang lebih baik. Berikut adalah penjelasan dari 5P.

Lima prinsip dasar pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs)

Lima prinsip dasar pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs)

Umat manusia (people)

  • Mengakhiri segala bentuk kemiskinan dan kelaparan
  • Memastikan bahwa seluruh umat manusia bisa memenuhi potensi mereka memastikan penghormatan pada martabat maupun kesetaraan umat manusia
  • Memastikan umat manusia berada dalam lingkungan yang sehat

Bumi (planet)

  • Melindungi bumi kita dengan memastikan konsumsi dan produksi yang berkelanjutan
  • Mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan
  • Mengambil langkah-langkah terhadap perubahan iklim demi kebutuhan generasi mendatang

Kemakmuran (prosperity)

  • Seluruh umat manusia dapat menikmati kehidupan yang sejahtera dan terpenuhi kebutuhannya
  • Kemajuan ekonomi, social dan teknologi dapat berlangsung harmonis dengan alam

Perdamaian (peace)

  • Mewujudkan masyarakat yang damai, adil, inklusif yang bebas dari rasa takut dan kekerasan

Kemitraan (partnership)

  • Berdasarkan semangat kerjasama, solidaritas, global dan nasional serta memprioritaskan pada pihak yang paling miskin dan paling rentan
  • Partisipasi semua negara, seluruh stakeholder dan setiap kalangan masyarakat

Sumber: Hasil Seminar Nasional Agribusiness For SDGs (IPB International Convention Center)